Lama sudah tidak melakukan aktifitas ini. Banyak manfaat yang dapat kita peroleh dengan melakukan kegiatan ini, yakni menulis. Ngomong-ngomong soal menulis, ada sesuatu yang ingin saya bahas. Bagaimana cara kita membuat tulisan dan bagaimana kita menyebutnya. Karena kemajuan teklonogi dan perubahan gaya hidup menjadikan beberapa hal bergeser dari satu bentuk kepada bentuk yang lain. Sebagai contoh, daripada mengirim sms dengan biaya tiap sms lebih dari 100 rupiah lebih baik melalui chat yang tiap pengiriman hanya 1 rupiah. Contoh yang lain adalah penggunaan video call bagi sebagian orang lebih baik karena bisa melihat ekspresi orang yang diajak berbicara ketimbang hanya sekedar menelepon. Perubahan gaya hidup juga membawa pergeserran media dalam membuat sebuah tulisan.
Perkembangan teknologi komunikasi dan perangkat keras yang semakin canggih telah membawa perubahan besar. Saat ini orang dengan sangat mudahnya membuat sebuah tulisan, mengedit, dan mengirimkan kemana saja dalam waktu yang sekejap. Bandingkan dengan apa yang terjadi dahulu ketika sesorang yang ingin mengirimkan kabar untuk daerah lain harus melalui kurir, mungkin yang lebih cangging adalah penggunaan merpati pos. Saya sendiri kadang merasa nyaman untuk menuliskan sesuatu pada media elektronik tetapi karena beberapa alasan, saya merasa nyaman dan pas jika menulis dikertas dengan tangan sendiri. Dengan menulis menggunakan pena maka bisa merasakan tiap huruf yang terlukis dimedia dan mudah untuk memaknainya. Sehingga untuk keperluan menulis yang bertujuan untuk mengikat pengetahuan maka lebih pas jika tetap menuliskan diatas kertas dengan menggunakan pena.
Pada hal yang lain, apakah seharusnya produk kalimat yang tersusun dan diwujudkan dalam bentuk hasil ketikan tidak layak disebut tulisan dan apakah cukup disebutkan dengan menggunakan istilah ketikan. Bahasa adalah sesuatu yang disepakati, sehingga penggunaan istilah juga tergantung keumuman orang yang menggunakan pada daerah tertentu.
Dengan kemudahan yang ada, apakah kita akan menjadi orang yang gemar mencari pengetahuan melalui membaca atau hanya terkagum saja. Kitalah yang menentukan, karena semakin mudah sesuatu itu didapatkan maka akan semakin sedikit orang yang serius untuk mendapatkannya. Semakin banyak pengetahuan yang disebar melalui berbagai media, akan tetapi justeru semakin sedikit orang yang pandai untuk memanfaatkannya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar